Ketua Komisi VIII DPR Saleh Partaonan Daulay menyatakan pernyataan Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin bahwa belum mengetahui pasti soal keberadaan kelompok ISIS di Indonesia menunjukkan koordinasi di antara lembaga terkait sangat kurang.
“Kalau begitu tidak ada koordinasi namanya antara Kemenag dan Polri selama ini, bahkan mungkin dengan Badan Nasional Penanggulan Terorisme,” ujar Saleh kepada CNN Indonesia.com, Sabtu (16/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kemenag itu tugasnya membina umat dan mempunyai jaringan sampai tingkat kecamatan yaitu kantor urusan agama. Itu yang harus dimanfaatkan. Kemenag juga dapat masuk ke masjid-masjid untuk menangkal bahaya terorisme,” tutur Saleh.
Selain itu Saleh juga meminta masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah meluasnya ajaran-ajaran atau gerakan radikal. “Awasi lingkungan masing-masing. Cepat laporkan ke polisi kalau ada yang mencurigakan,” ucapnya.
Dia menambahkan, pengawasan di dalam keluarga juga harus benar-benar diperhatikan. “Jangan seperti kasus terduga teroris yang di Thamrin itu, pihak keluarganya, istrinya sampai tidak tahu sama sekali,” kata dia. (obs)