Kotak Diduga Bom di Medan Berisi Pakaian dan Pisau Dapur

Basuki Rahmat , CNN Indonesia | Senin, 18/01/2016 00:14 WIB
Kotak Diduga Bom di Medan Berisi Pakaian dan Pisau Dapur Petugas Gegana saat menyisir kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis, 14 Januari 2016. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Medan, CNN Indonesia -- Tim Gegana Kepolisian Daerah Sumatra Utara memeriksa kotak yang diduga berisi bom di depan Markas Sabhara Polda Sumut di Jalan Djamin Ginting, Minggu (17/1). Namun setelah benda mencurigakan itu selesai diperiksa ternyata kotak tersebut berisi pakaian dan satu pisau dapur.

Kepala Kepolisian Resor Kota Medan, Komisaris Besar Mardiaz Kusin Dwihananto menyatakan sebelumnya memang ada temuan benda berupa kotak kardus dan dikira berisi bom. “Tapi ternyata setelah diperiksa tim Gegana Polda Sumut, tidak benar isinya bom,” ujar Mardiaz di Medan, seperti dikutip Antara.

Mardiaz menuturkan pertama kali kotak yang diduga berisi bom itu dilihat personel Sabhara Polda Sumut yang berjaga di pos depan.


Kemudian anggota Sabhara menghubungi tim Gegana Polda Sumut, dan setelah dilakukan pemeriksaan diketahui isinya bukan bom. “Pakaian dan satu pisau dapur.”

Salah seorang warga Medan, Dedy menyebutkan sebelum Tim Jihandak bersama mobil penjinak bom tiba di kawasan Markas Sabhara Polda Sumut, Jalan Djamin Ginting Medan ditutup personel Lalu Lintas Polresta Medan.

Menurut dia, jalan tersebut sempat mengalami macet dan setelah Tim Jihandak Polda Sumut datang baru jalan dibuka kembali.

"Penutupan jalan utama Djamin Ginting Medan tidak lama dan hanya selama 30 menit," kata Dedy.

Dia mengatakan, para pedagang yang sempat berjualan di keramaian tersebut, juga disuruh agar menjauh dari Markas Sabhara Polda Sumut.

"Usai Tim Jihandak Polda datang untuk mengamankan kotak yang diduga berisi bom, jalanan tersebut dibuka lagi," ujarnya. (obs/obs)




BACA JUGA