Warga Bantu Dukungan Moral ke Keluarga Sugito Saat Pemakaman
Basuki Rahmat N | CNN Indonesia
Senin, 18 Jan 2016 02:11 WIB
Karawang, CNN Indonesia -- Prosesi pemakaman Sugito, seorang korban ledakan bom di kawasan Thamrin, Jakarta, diwarnai isak tangis keluarga dan pelayat. Sugito dimakamkan di Desa Purwasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu (17/1).
Jenazah Sugito sebelum dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Kalijurang Desa Purwasari, disemayamkan terlebih dahulu di rumah duka, Perumahan Griya Panorama, Desa Purwasari, Kecamatan Purwasari, Karawang.
Para warga datang langsung menyaksikan prosesi pemakaman Sugito, karena ingin memberi semangat kepada keluarga korban yang sempat drop setelah Sugito sempat dinyatakan sebagai pelaku peledakan bom di kawasan Thamrin pada Kamis (14/1) lalu.
Seorang kerabat korban, Sutarmin mengaku pada awalnya pihak keluarga merasa kecewa atas banyaknya pemberitaan yang menyebutkan kalau Sugito sebagai terduga pelaku peledakan bom Sarinah.
"Tetapi sekarang keluarga berusaha ikhlas, karena pihak kepolisian sudah mengeluarkan pernyataan resmi kalau Sugito bukanlah pelaku, tetapi korban," tutur Sutarmin seperti dikutip Antara.
Setelagh pemakaman, para warga masih berkerumun di rumah duka dan mendengarkan keterangan dari pihak keluarga Sugito.
"Keluarga sudah merelakan dan ikhlas dengan musibah ini. Mungkin ini kehendak Allah memberikan cobaan kepada kami sekeluarga, dan kami sudah merelakannya," ujar Sutarmin. (obs)
Jenazah Sugito sebelum dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Kalijurang Desa Purwasari, disemayamkan terlebih dahulu di rumah duka, Perumahan Griya Panorama, Desa Purwasari, Kecamatan Purwasari, Karawang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tetapi sekarang keluarga berusaha ikhlas, karena pihak kepolisian sudah mengeluarkan pernyataan resmi kalau Sugito bukanlah pelaku, tetapi korban," tutur Sutarmin seperti dikutip Antara.
"Keluarga sudah merelakan dan ikhlas dengan musibah ini. Mungkin ini kehendak Allah memberikan cobaan kepada kami sekeluarga, dan kami sudah merelakannya," ujar Sutarmin. (obs)