Keputusan dewan pengurus partai hasil Muktamar Jakarta itu diambil melalui Rapat Pimpinan nasional (Rapimnas), Jumat (29/1).
"Kami deklarasi mendukung pemerintah dan bergabung dalam koalisi partai pendukung pemerintah," kata Wakil Sekjen PPP Kubu Djan Faridz, Sudarto kepada Antara, Sabtu malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Sunarto, keputusan partainya mendukung pemerintah tidak dilakukan secara tiba-tiba. Dia pun menegaskan dukungan PPP dilakukan tanpa mengharapkan pamrih.
"Jadi deklarasi dukungan terhadap pemerintah dalam Rapimnas kemarin hanya bentuk penegasan saja," kata dia.
Deklarasi dukungan PPP dilakukan tanpa mengundang perwakilan pemerintah lantaran Rapimnas yang digelar bersifat internal. Dalam waktu dekat, kata Sudarto, kubu Djan akan mengundang pemerintah dalam forum akbar Musyawarah Kerja Nasional PPP.
Kepengurusan PPP masih dirundung dualisme kepengurusan lantaran kubu Muhammad Romhurmuziy pun pada saat yang bersamaan mengklaim sebagai pengurus partai yang sah. Meski demikian, dukungan kubu Djan Faridz terhadap pemerintah menegaskan setidaknya kini ada persamaan sikap yang diusung oleh dua kubu yang selama ini berseberangan. (gil)