Hal tersebut cukup bertolak belakang dengan pernyataan Basuki beberapa waktu lalu yang selalu yakin bahwa genangan air di Jakarta yang muncul akibat hujan akan cepat surut, setidaknya dalam waktu enam jam.
"Kami khawatir jika hujan lebat dan posisi laut sedang pasang maka itu pasti akan lambat turunnya," kata Basuki saat ditemui di Jakarta, Rabu (3/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok pun memiliki keyakinan bahwa saat hujan dan pasang air laut menerjang waktu yang dibutuhkan untuk membuatnya surut adalah satu hari. Hal tersebut Ahok tegaskan berkali-kali dengan penuh keyakinan.
Kepala Dinas PU Tata Air DKI Jakarta Teguh Hendarwan mengatakan ada lebih dari 400 pompa air yang siap digunakan untuk menghadapi potensi banjir di Jakarta. 400 lebih pompa tersebut terdapat di lima Kota Administrasi yang ada di Jakarta.
"Jumlahnya saya hitung ada 453 pompa air, ditambah 150 rumah pompa yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta," kata Teguh.
Teguh menjelaskan pompa-poma tersebut tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari kecil, sedang, hingga besar. Dia pun menambahkan bahwa hampir seluruh pompa tersebut bisa digunakan dan tak ada masalah kerusakan. (bag)