Akibat rentetan kejadian banyaknya sapi yang mati, akhirnya warga Kecamatan Bongomeme melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah setempat. Pemerintah daerah lantas menghadirkan petugas dari Balai Besar Veteriner Maros, Sulawesi Selatan untuk melakukan pengujian mengenai penyebab kematian sapi-sapi tersebut.
Vivi Thayeb, Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Perikanan Kelautan dan Peternakan Kabupaten Gorontalo mengatakan bahwa dari hasil pemeriksaan menunjukkan sapi yang mati positif keracunan zat sianida.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Vivi juga mengatakan masih akan memeriksa lebih lanjut di laboratorium sisa cairan yang terdapat pada botol yang ditemukan didekat sapi-sapi tersebut.
Lihat juga:Pemerintah Bebaskan PPN Ternak Impor |
(yul)