Oknum TNI dan Polri Ditangkap Terkait Narkoba di Sawah Besar
Joko Panji Sasongko | CNN Indonesia
Rabu, 17 Feb 2016 19:43 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat mengamankan 18 orang warga Mangga Besar Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat, terkait dengan kasus narkoba. Dua di antaranya merupakan oknum Tentara Nasional dan Kepolisian RI.
Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Jakarta Pusat Komisaris Suyatno menyampaikan, oknum TNI yang terbukti positif mengkonsumsi narkoba adalah Prajurit Satu (Pratu) Nediansyah yang bertugas di Detasemen Markas Besar TNI Angkatan Darat.
"Sementara anggota Polri yang terbukti positif menggunakan narkoba adalah Brigadir Ruli Tri Yuliandi Gumay," ujar Suyatno dalam pesan singkat kepada media, Rabu (17/2).
Suyatno mengatakan, Pratu Nediansyah telah diserahkan ke Satuan Polisi Militer Komando Garnisun Tetap (Kogartap) I/Jakarta untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Sementara Brigadir Ruli masih menjalani pemeriksaan di Polres Jakarta Pusat.
Seluruh tersangka tersebut terjaring dalam operasi penyisiran dan penggeledahan terhadap indekos dan rumah pribadi yang dicurigai sering digunakan untuk menggunakan narkoba. Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Polres Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar Roma Hutajulu.
"Kekuatan pasukan ada 150 personel. Waktu operasi dilakukan pada hari Rabu (17/2), sekitar pukul 10.20 WIB. Operasi dilakukan di RT 07, 08, dan 09 RW 01 Mangga Besar Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat," ujar Suyatno.
Suyatno mengaku, sampai saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap seluruh tersangka untuk kepentingan penyelidikan. (bag)
Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Jakarta Pusat Komisaris Suyatno menyampaikan, oknum TNI yang terbukti positif mengkonsumsi narkoba adalah Prajurit Satu (Pratu) Nediansyah yang bertugas di Detasemen Markas Besar TNI Angkatan Darat.
"Sementara anggota Polri yang terbukti positif menggunakan narkoba adalah Brigadir Ruli Tri Yuliandi Gumay," ujar Suyatno dalam pesan singkat kepada media, Rabu (17/2).
Lihat juga:Enam WNI Dideportasi Malaysia Akibat Narkoba |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suyatno mengaku, sampai saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap seluruh tersangka untuk kepentingan penyelidikan. (bag)