Informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang diterima di Padang menyebutkan gempa tersebut berpusat pada 5,13 lintang selatan (LS) dan 93,65 bujur timur (BT) berjarak 716 KM arah barat daya Kepulauan Mentawai, pada kedalaman 10 KM di bawah tanah.
Sebelumnya pada pada pukul 07.10.52 WIB Kepulauan Mentawai telah pula digoyang gempa kekuatan 5,8 SR dengan pusat di 4,58 LS dan 94,56 BT berjarak 598 KM arah barat daya Kepulauan Mentawai Sumbar, pada kedalaman 10 KM di bawah tanah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Hingga hari Kamis dini hari pukul 03.00 WIB, tercatat ada enam aktivitas gempabumi susulan. Tidak akan terjadi gempa dengan kekuatan lebih besar,” kata Daryono dalam keterangan resminya, Kamis (3/3).
Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa episenter gempabumi ini terletak pada koordinat 4,92 derajat lintang selatan dan 94,39 derajat bujur timur dengan kedalaman hiposenter 16 kilometer, tepatnya di Samudera Hindia pada jarak 636 kilometer arah baratdaya Mentawai.
Guncangan gempabumi yang dirasakan di Kepulauan Mentawai dan Kota Padang hanya mencapai skala intensitas II-III MMI. Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan bangunan rumah sebagai dampak dari peristiwa gempabumi.
Sementara itu, Presiden Joko Widodo memerintahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk turun ke lapangan untuk memantau dampak gempa Mentawai. Tim Reaksi Cepat BNPB telah diberangkatkan ke Padang dan Mentawai untuk memastikan penanganan pascagempa.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan BPBD di sepanjang pantai barat Sumatra dan kepulauan yang ada di barat Sumatera, seperti Kepulauan Mentawai, Nias, Simeulue, dan lainnya.
Berdasarkan laporan, kata Sutopo, hingga saat ini belum ada korban jiwa, kerusakan dan tsunami besar yang terjadi di pantai. “Kondisi masyarakat aman dan sudah pulang ke rumah. Pemda dan masyarakat merespons peringatan dini tsunami lebih baik dibanding sebelumnya,” ujar Sutopo dalam keterangan resmi, Kamis pagi. (antara)