Jakarta sudah mulai fase gerhana, meski ibukota Indonesia ini hanya mendapat totalitas 88 persen saja. Namun, berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com dari daerah Jakarta Selatan, langit sudah mulai gelap dan sang surya bersinar dengan sorotan yang cukup tajam.
"Saya tidak bisa memotret langit menggunakan kamera ponsel. Hasilnya cuma cahaya saja, tidak bisa menunjukan bentuk mataharinya seperti apa," ungkap Novia Mesayualiza, seorang warga yang tinggal di kawasan Wijaya, Jakarta Selatan kepada CNNIndonesia.com, Rabu (9/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mata saya langsung berkunang-kunang dan seperti tertusuk," katanya.
Rhorom menyarankan agar menggunakan filter atau penapis cahaya untuk mengabadikan foto gerhana. Selain itu, ia juga menyarankan agar warga melakukan swa foto di balik rindang dedaunan pohon, dengan arah yang membelakangi gerhana agar bayangan bentuk Matahari bisa terpantulkan di baju yang dikenakan.
Satu hal yang juga ditekankan, warga diimbau untuk menggunakan proteksi mata khusus untuk menyasikan gerhana matahari. Salah satunya adalah kacamata hitam berbahan black polymer atau melalui teleskop. (gen)