Ahok Beberkan Konglomerat Kerabat Sunny Tanuwidjaja

Puput Tripeni Juniman, CNN Indonesia | Rabu, 06/04/2016 19:23 WIB
Ahok Beberkan Konglomerat Kerabat Sunny Tanuwidjaja Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama membeberkan konglomerat kerabat Sunny Tanuwidjaja, Rabu (6/6). (CNN Indonesia/Aghnia Adzkia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sunny Tanuwidjaja yang merupakan staf Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ternyata berasal dari kalangan konglomerat.

"Dia (Sunny) ikut Peter Sondakh, kalau tidak salah," ungkap Ahok sapaan Basuki saat ditemui di Balai Kota, Jakarta, Rabu (5/6).

Peter Sondakh adalah pengusaha minyak kelapa dan ekspor kayu melalui Rajawali Grup. Dia juga memiliki usaha media. Forbes merilis kekayaan Peter senilai 2,2 juta Dollar Amerika.


Ahok juga menyebut Sunny dekat dengab bos Sinar Mas Franky Wijaya. Frank Wijaya adalah anak dari Eka Tjipta Wijaya pendiri Sinar Mas Group.

"Istri Franky Wijaya itu sepupu dia (Sunny)," tutur Ahok.

Nama Sunny berembus ketika diisukan ikut berperan dalam pembahasan Raperda Reklamasi. Krisna Murti, Pengacara Sanusi tersangka kasus suap Reklamasi Pantai Utara Jakarta menuding Sunny menjadi perantara Pemerintah DKI Jakarta dengan PT Agung Podomoro Land (APL) Tbk.

Tudingan itu kompak dibantah oleh Ahok dan juga tersangka suap Presiden Direktur APL Ariesman Widjaja.

Sunny bahkan dituding telah dicegah pelesir ke luar negeri oleh KPK. Namun Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati menegaskan tak pernah ada permintaan pencegahan atas nama Sunny Tanuwidjaja. Alih-alih demikian, pencegahan sudah dilakukan untuk Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja yang telah menjadi tersangka pemberi suap dan Bos Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma alias Aguan.

Kepala Bagian Humas Imigrasi Heru Santoso ketika dihubungi juga membantah ada pencegahan atas nama Sunny Tanuwidjaja. "Hanya ada pencegahan atas nama Ariesman Widjaja dan Sugianto Kusuma," kata dia. (obs)