BNPT Diminta Terbuka Ungkap Kematian Siyono

Hafizd Mukti, CNN Indonesia | Kamis, 14/04/2016 07:03 WIB
BNPT Diminta Terbuka Ungkap Kematian Siyono Sejumlah kerabat dan warga mengangkat keranda jenazah Siyono terduga teroris setelah disalatkan di Brengkungan, Cawas, Klaten, Jawa Tengah, Minggu (13/3) dini hari. Siyono merupakan terduga teroris asal Klaten yang meninggal dunia saat proses penyelidikan yang dilakukan oleh kepolisian, dan hingga saat belum diketahui penyebab meninggalnya Siyono. (Antara Foto/ Aloysius Jarot Nugroho)
Jakarta, CNN Indonesia -- Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi meminta Badan Nasional Penanggulangan Terorisme untuk terbuka terkait terduga teroris Siyono yang tewas setelah ditangkap Detasemen Khusus 88 Antiteror.

"BNPT perlu memberikan penjelasan kepada publik, meskipun tidak gampang karena masyarakat saat ini cenderung tidak percaya," kata Habib dalam rapat dengar pendapat Komisi III bersama BNPT di Jakarta, Rabu.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengatakan terorisme adalah musuh bersama seluruh bangsa Indonesia. Dengan kondisi perekonomian yang sedang sulit seperti ini, BNPT perlu memberikan penjelasan secara bijak.


"Kalau kami menanyakan tentang terorisme, bukan berarti kami mendukung teroris. Karena itu, perlu ada penjelasan yang bijak dari pemerintah," tuturnya.

Menurut Habib, BNPT perlu memberikan penjelasan kepada masyarakat tentang definisi terorisme yang sebenarnya karena ada beberapa kejadian serupa terjadi, tetapi kemudian tidak disebut sebagai teroris.

"Contoh di daerah-daerah konflik, ada beberapa anggota TNI/Polri yang terbunuh, tetapi pelakunya tidak disebut teroris. Ada pula kejadian pelaku membawa bom di Alam Sutera, tetapi tidak disebut teroris," katanya.

Habib menyoroti tentang adanya pemberitaan media yang menyebutkan ratusan orang yang dibaiat oleh kelompok ISIS. Dia mempertanyakan siapa yang membaiat itu dan mengapa tidak ditangkap.

"Atau apakah membaiatnya dengan teknologi, melalui 'teleconference'. Jadi yang membaiat 'teleconference' langsung dari Suriah," katanya. (pit/pit)