Pemda DKI Genjot Normalisasi Kali Cipinang

Aghnia Adzkia, CNN Indonesia | Rabu, 27/04/2016 12:32 WIB
Pemda DKI Genjot Normalisasi Kali Cipinang Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjhaya Purnama (Ahok) tengah melakukan normalisasi kali CIpinang untuk menghadang banjir di Jakarta Timur. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah DKI Jakarta menggenjot normalisasi Kali Cipinang untuk menghindari banjir di kawasan Jakarta Timur. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengecek pintu air di Kali Cipinang, Malaka, Cipinang Indah, dan Banjir Kanal Timur.

"Normalisasi Cipinang itu harus. Jakarta Timur tidak boleh banjir," kata pria yang akrab disapa Ahok ini di Kantor Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (27/4).

Kali Cipinang ini terletak di kawasan Kecamatan Makassar, Jakarta Timur. Di bantaran kali ini terdapat sejumlah bangunan rumah warga. Untuk normalisasi aliran air, maka warga yang tinggal di sekitar tersebut harus dipindahkan. Ahok mengklaim warga yang tinggal di bantaran Sungai Cipinang ini bersedia menjual tanahnya ke pemerintah setempat.


"Warga sudah mau jual kok," ucapnya.

Ahok menambakan, peran petugas penjaga pintu air juga harus dikuatkan. Para penjaga pintu ini dinilai seringkali tak membuka pintu air di waktu yang tepat sehingga air meluap dan menyebabkan banjir.

"Jadi ada Kali Cipinang dipotong oleh Banjir Kanal Timur. Di sini ada pintu untuk ke sungai yang lama dan rupanya tidak dibuka. Kalau dibuka khawatir banjir di situ juga. Musim hujan juga tidak ngalir airnya," katanya.

Merujuk data Badan Nasional Penanggulangan Bencana, pada 1 April lalu pintu air di Pos Cipinang Hulu berada pada ketinggian 85 sentimeter. Angka ini masih di bawah batas siaga yakni 150 hingga 199 sentimeter. Namun pada 21 April 2016, Kali Cipinang sempat membeludak dan menyebabkan ratusan warga yang tinggal di kawasan tersebut harus mengungsi. (pit/pit)