Tolak Penggusuran, Warga Luar Batang Datangi Kantor Ahok
Puput Tripeni Juniman | CNN Indonesia
Selasa, 03 Mei 2016 11:24 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Ratusan warga Luar Batang, Jakarta Utara berunjuk rasa di Balai Kota, Jakarta, Selasa (3/5). Mereka mendesak Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menghentikan rencana penggusuran wilayah mereka.
Ratusan orang tersebut tiba di Balai Kota sejak pukul 10.00 WIB. Hingga saat ini massa terus berdatangan dan meneriakkan tuntutannya
"Tolak penggusuran, tolak penggusuran," kata warga Luar Batang begitu tiba.
Selain itu massa juga berteriak agar Ahok turun dari jabatanya saat ini. "Turunkan Ahok, turun. Turunkan Ahok, turun," kata warga.
Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima, warga tak cuma menolak peggusuran di Luar Batang, tapi juga di daerah lain. Mereka juga mendesak reklamasi segera dihentikan.
"Mendesak Ahok mundur dari jabatannya, meminta DPRD menyatakan pendapat untuk memberhentikan Ahok, dan meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk tidak tebang pilih dan berani menetapkan Ahok sebagai tersangka," demikian pernyataan tertulis warga.
Untuk mengamankan jalannya unjuk rasa, 550 personel Polsek Menteng disiagakan sejak pagi.
"Kami menyiagakan dua SSK (satuan setingkat kompi) dari detasemen Brimob Polda Metro Jaya dan dua kompi Sabhada Polda dan Polsek Gambir," kata Kepala Polisi Sektor Menteng Ajun Komisaris Besar Ida Ketut Gahanata Krisna Rendra.
Sampai saat ini massa terus bertahan di depan Balai Kota sambil meneriaki tuntutannya. Rencananya setelah di Balai Kota, warga akan berunjuk rasa ke Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi. (sur)
Ratusan orang tersebut tiba di Balai Kota sejak pukul 10.00 WIB. Hingga saat ini massa terus berdatangan dan meneriakkan tuntutannya
"Tolak penggusuran, tolak penggusuran," kata warga Luar Batang begitu tiba.
Lihat juga:Dilema Gaya Penggusuran Ahok di Luar Batang |
Selain itu massa juga berteriak agar Ahok turun dari jabatanya saat ini. "Turunkan Ahok, turun. Turunkan Ahok, turun," kata warga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mendesak Ahok mundur dari jabatannya, meminta DPRD menyatakan pendapat untuk memberhentikan Ahok, dan meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk tidak tebang pilih dan berani menetapkan Ahok sebagai tersangka," demikian pernyataan tertulis warga.
Untuk mengamankan jalannya unjuk rasa, 550 personel Polsek Menteng disiagakan sejak pagi.
Sampai saat ini massa terus bertahan di depan Balai Kota sambil meneriaki tuntutannya. Rencananya setelah di Balai Kota, warga akan berunjuk rasa ke Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi. (sur)