Juru Bicara Basarnas Mataram, Putu Cakra Ningrat, mengatakan Ike tewas akibat tenggelam di sumber mata air panas Aik Kalak di kaki gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia itu.
"Korban berhasil kami evakuasi di Pos Pintu Senaru, Lombok Utara," ujarnya seperti dilansir Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Proses evakuasi sempat terkendala cuaca dengan hujan lebat ditambah medan yang cukup terjal, sehingga menyulitkan tim evakuasi," tuturnya.
Rencananya, kata Putu, kepolisian akan membawa jenazah Ike ke Rumah Sakit Bhayangkara. Otoritas Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat akan selanjutnya akan menggelar autopsi.
Jenazah Ike diketahui tenggelam di pemandian air panas Gunung Rinjani, Minggu (8/5) sore. Ike ditemukan mengapung keesokan harinya, sekitar pukul 10.00 WITA.
Ike yang mendaki Rinjani bersama sejumlah rekannya itu dinyatakan hilang di sekitar Aik Kalak yang berada tidak jauh dari Danau Segara Anak. (abm)