Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar di Markas Besar Polri mengatakan, proses identifikasi jenazah itu butuh waktu sekitar lima hari.
"Proses identifikasi dengan cara DNA itu tidak bisa satu-dua hari," kata Boy di Markas Besar Polri, Jakarta, Rabu (11/5).
Penyidik menurut Boy sudah mengumpulkan data post mortem dari keluarga Pansor untuk kelak dicocokan dengan sampel dari jenazah tersebut. Karena masih berupaya memastikan identitas jenazah tersebut, petugas belum bisa menyampaikan banyak hal terkait perkembangan kasus ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampel DNA jenazah itu dibawa penyidik Kepolisian Daerah Sumatera Selatan, Selasa (10/5). Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Komisaris Besar Djarod Padakova ketika ditanyai CNNIndonesia.com juga belum bisa berkata banyak soal kasus ini.
"Kami tunggu dulu hasil tes DNA," ujarnya.
Kepolisian Daerah Lampung hingga kini masih mencari Pansor dan berupaya memastikan keberadaannya. Tim pencarian tetap diterjunkan sementara uji DNA berjalan. (sur)