PDIP Terus Dekati Partai Lain Demi Menangi Pilkada DKI

Aulia Bintang Pratama, CNN Indonesia | Sabtu, 28/05/2016 11:22 WIB
PDIP Terus Dekati Partai Lain Demi Menangi Pilkada DKI Fit and Proper test Cagub DKI di kantor PDIP, Rabu (11/5). (CNN Indonesia/Alfani Roosy Andinni)
Jakarta, CNN Indonesia -- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan DKI Jakarta terus bergerilya menjelang Pemilihan Kepala Daerah 2017.

Bentuk gerilya yang dilakukan adalah merangkul partai-partai politik lain yang belum menentukan sikap di Pilkada 2017 mendatang, termasuk parpol yang bersaing dalam Pilkada DKI.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan DKI Jakarta, Gembong Warsono, menjelaskan beberapa partai akan diajak berdiskusi untuk menyamakan persepsi soal sosok yang layak untuk memimpin Ibu Kota periode 2017-2022.


"Kami pada dasarnya melakukan pertemuan untuk menyamakan persepsi dulu," kata Gembong saat dihubungi CNNIndonesia.com, Sabtu (28/5).

Gembong menjelaskan, PDI Perjuangan tidak akan mengajak bertemu partai yang sudah menentukan sikap di Pilkada 2017 seperti Hanura dan NasDem. Keduanya diketahui telah memutuskan mendukung Basuki Tjahaja Purnama untuk maju di Pilkada 2017 melalui jalur independen.

"Mereka sudah menentukan sikap, tak mungkin malah kami ajak balik," ujarnya. "Prinsipnya adalah bagi parpol yang belum menentukan sikap ya akan kami ajak komunikasi. Kami buka pintu bagi siapa saja."

PDI Perjuangan DKI Jakarta hingga saat ini sudah menjalin komunikasi dengan Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra. Khusus untuk pertemuan dengan Gerindra, kedua partai berpeluang untuk mengulang nostalgia 2012 saat berhasil memenangkan Pilkada 2012 dengan mengusung pasangan Jokowi-Ahok.

Sebelumnya Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerindra DKI Jakarta M. Taufik mengatakan pada Pilkada 2012 di DKI Jakarta PDIP dan Gerindra memiliki kenangan yang baik dan bukan tidak mungkin hal tersebut bisa terulang.

"Dulu kami baik, dan saya kira dalam politik yang baik itu bisa diulang," ujar Taufik saat menggelar jumpa pers di kantor DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Kamis (26/5).


(meg/meg)