Badan Transportasi Ingin Tiket Bus Lebaran Dijual Online

Martahan Sohuturon, CNN Indonesia | Rabu, 01/06/2016 05:46 WIB
Penjualan melalui sistem online bisa memudahkan calon penumpang dan menekan praktik percaloan. Loket dibuka hanya untuk menerima pengaduan. Tiket bus angkutan lebaran diharapkan dijual secara online. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Elly Adriani Sinaga berharap penjualan tiket seluruh angkutan darat dilakukan lewat sistem online. Menurutnya, langkah ini akan memberikan kemudahan bagi masyarakat, terutama kala musim mudik tiba.

"Saya akan bilang ke Organda (Organisasi Angkutan Darat) beli tiket harus online," kata Elly dalam diskusi 'Review Kinerja Prasarana Terminal Tipe A di Jabodetabek dalam Rangka Angkutan Lebaran 1437 Hijriah' di kantornya, Jakarta, Selasa (31/5).

Selama ini tiket angkutan darat, terutama bus, dijual di loket. Calon penumpang harus datang ke loket untuk mendapatkan tiket. Selain harus mengantre, calon penumpang memanfaatkan jasa calo.


Menurut Elly, masyarakat seharusnya mendapatkan kemudahan akses dalam pembelian tiket angkutan darat. Kondisi selama ini dinilainya sangat‎ buruk, loket penjualan tiket di terminal kerap kewalahan saat jumlah calon penumpang mengalami peningkatan.

Elly berkata, keberhasilan pejualan tiket melalui sistem online dapat dilihat dari moda transportasi udara dan kereta ap‎i. Kantor masing-masing maskapai hanya dibuka untuk menerima komplain konsumen, bukan pembelian tiket.

"Coba lihat Terminal Pulogebang, loketnya sudah banyak, tapi ternyata masih saja kekurangan," katanya.

Elly menilai penjualan tiket dengan sistem online sangat mungkin dilaksanakan untuk angkutan darat. Alat komunikasi yang kini dimiliki masyarakat pun telah mendukung penggunaan sistem tersebut.

Menurutnya, dengan dibukanya sistem tiket online bisa membasmi praktik percaloan yang meresahkan. "Lebih praktis, coba lihat transportasi dengan aplikasi online," kata Elly.

Kementerian Perhubungan telah menetapkan masa ngkutan lebaran 2016 dimulai sejak 18 Juni-24 Juli 2016.

Periode terlama masa angkutan lebaran ditetapkan pemerintah untuk moda angkutan laut, sementara untuk moda angkutan darat, udara, dan kereta api dimulai 24 Juni-17 Juli 2016.

Tahun ini Kementerian Perhubungan kembali menyediakan layanan angkutan sepeda motor gratis dengan moda kereta api. Kapasitas yang disediakan mencapai 15 ribu unit sepeda motor atau naik tiga kali lipat dibandingkan tahun lalu. (sur/sur)