Pembakar Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Ditangkap
Anggi Kusumadewi | CNN Indonesia
Minggu, 05 Jun 2016 18:07 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi menangkap pelaku pembakaran Gedung Kejaksaan Tinggi Jawa Barat yang berlokasi di Jalan RE Martadinata, Kota Bandung. Kantor dua lantai itu siang tadi dilanda kebakaran yang menghanguskan aula dan ruang tunggu tamu.
“Pelaku ditangkap oleh petugas jaga Kejati dan diamankan ke kantor Polsek Bandung Wetan untuk penyelidikan lebih lanjut,” kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Yusri Yunus, seperti dilansir Antara, Minggu (5/6).
Menurut Yusri, pelaku bernama Deddy Sugarda. Dia pegawai swasta dan warga Bandung.
Deddy, ujar Yusri, menyiramkan bensin, lalu menyulut api hingga kantor Kejati Jawa Barat terbakar sekitar pukul 12.00 WIB.
Api dapat dipadamkan sekitar satu jam kemudian oleh petugas pemadam kebakaran. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian belum dapat ditaksir.
Sebelumnya, seorang petugas keamanan Kejati Jawa Barat, Memed, menyatakan kebakaran di kantornya disengaja dan ia tahu siapa pelakunya.
Menurut Memed, pelaku sebelumnya sudah sering mengancam kantor Kejati Jawa Barat. Pelaku datang pagi tadi, dan langsung diawasi petugas. Namun saat petugas sedang makan, pelaku masuk ke dalam gedung dan melakukan pembakaran. (antara/agk)
“Pelaku ditangkap oleh petugas jaga Kejati dan diamankan ke kantor Polsek Bandung Wetan untuk penyelidikan lebih lanjut,” kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Yusri Yunus, seperti dilansir Antara, Minggu (5/6).
Menurut Yusri, pelaku bernama Deddy Sugarda. Dia pegawai swasta dan warga Bandung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Api dapat dipadamkan sekitar satu jam kemudian oleh petugas pemadam kebakaran. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian belum dapat ditaksir.
Menurut Memed, pelaku sebelumnya sudah sering mengancam kantor Kejati Jawa Barat. Pelaku datang pagi tadi, dan langsung diawasi petugas. Namun saat petugas sedang makan, pelaku masuk ke dalam gedung dan melakukan pembakaran. (antara/agk)