Anggaran Dipangkas Rp133 Miliar, BNPB Cukup-cukupkan Dana

Gloria Safira Taylor, CNN Indonesia | Kamis, 09/06/2016 15:22 WIB
Anggaran Dipangkas Rp133 Miliar, BNPB Cukup-cukupkan Dana Kepala BNPB Willem Rampangilei (CNN Indonesia/Aulia Bintang Pratama)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengaku tidak memiliki kendala terkait pemotongan anggaran sebesar Rp133 miliar dari Rp1.603 triliun yang diatur dalam Instruksi Presiden No.4 Tahun 2016.

"Dampak ada tapi tidak signifikan artinya memang harus dicukup-cukupkan," ujar Kepala BNPB Willem Rampangilei di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Kamis (9/7).


Willem mengakui akan melakukan penyesuaian berdasarkan keputusan tersebut. Pasalnya, ada sejumlah dana yang dipotong untuk urusan logistik, sarana prasarana, perjalanan dinas, honorarium, biaya pencegahan, biaya rapat, dan pembangunan gedung.


Meski lembaga ini berkaitan dengan nyawa manusia, ia mengklaim pemotongan anggaran ini tidak berpengaruh pada kinerja BNPB karena sudah melalui tahap perencanaan yang optimal.


Berdasarkan tugasnya, ia menyatakan ada beberapa prioritas BNPB seperti kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Kesiapsiagaan pun terbagi menjadi tiga yakni upaya preventif, pencegahan, dan mitigasi. Dengan adanya pemotongan anggaran, tidak mengurangi kinerja terkait kesiapsiagaan.

Komisi VIII Jalaluddin Rakhmat justru tidak sepakat dengan pemotongan anggaran untuk BNPB. Menurutnya, menambahkan bahwa BNPB tidak seharusnya mendapatkan potongan. Pasalnya, lembaga ini terkait dengan kemanusiaan yang membutuhkan biaya tidak sedikit saat terjadi bencana.

"Bidang pencegahan dipotong lumayan besar 12,1 persen, apa tidak bisa dipotong lebih kecil lagi," ujarnya.

Meski lembaga ini mendapatkan pemotongan anggaran, namun BNPB mendapatkan penghargaan atas pelaksanaan anggaran tahun 2014 sebesar Rp50 M dan tambahan dana siap pakai sebesar Rp500 miliar. Hal ini ditetapkan melalui Surat Menteri Keuangan pada 24 Mei 2016 perihal perubahan alokasi belanja K/L dalam RAPBN-P 2016. (obs/obs)