Doa Lulung Terkabul Tak Ada Korupsi di Sumber Waras

Priska Sari Pratiwi, CNN Indonesia | Selasa, 14/06/2016 17:24 WIB
Doa Lulung Terkabul Tak Ada Korupsi di Sumber Waras Anggota DPRD Abraham Lunggana alias Lulung. (CNN Indonesia/Prima Gumilang)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lunggana alias Lulung merasa senang doanya terkabul lantaran tak ada bukti pelanggaran dalam kasus pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras. Hal ini membuat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok urung terlibat dalam kasus tersebut.

Sebelumnya Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menyatakan, penyidik tidak menemukan perbuatan melawan hukum dalam rapat dengar pendapat di DPR hari ini.

"Doa saya terkabul kalau Ahok tak terlibat. Publik pasti tahu ujungnya begini," ujar Lulung ditemui di Gedung Mahkamah Konstitusi, Selasa (14/6).


Meski demikian, Lulung berpendapat bahwa kasus Sumber Waras ini belum terbuka secara keseluruhan. Menurut politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, ketiadaan surat atas pembelian lahan itu mengindikasikan bahwa pembelian lahan itu memang kemauan Ahok sendiri. Dia meminta agar audit investigasi yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bisa dibuka ke publik.

"Audit investigasinya seperti apa publik mesti tahu. Bagaimana transaksinya, kemudian soal surat pelimpahan haknya juga harus ditunjukkan," kata Lulung.

Lulung sempat menyatakan keinginannya agar KPK segera menjerat Ahok sebagai tersangka kasus pembelian lahan Sumber Waras. Lulung menuding Ahok membeli lahan yang tak tercantum dalam APBD 2014.

Dia dan legislator lainnya juga pernah menyambangi kantor KPK untuk melaporkan Ahok yang dituduh menyebabkan kerugian negara hingga Rp191 miliar sesuai data dari BPK. Kerugian terjadi karena ada perbedaan nilai jual objek pajak tanah di Jalan Kyai Tapa dengan di Jalan Tomang Utara.

Ahok juga telah diminta keterangan oleh KPK pada April lalu terkait kasus ini. (rdk)