Untuk memastikan tidak terjadi pelanggaran, Polda Metro Jaya telah menyiagak 143 personel. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono mengatakan, personel dikerahkan agar tak terjadi kerusuhan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan ada sweeping," katanya.
Beberapa hari sebelum memasuki bulan Ramadan tahun ini, Polda Metro Jaya mengajak sejumlah pengusaha tempat hiburan malam dan pemimpin organisasi masyarakat Islam bertemu.
Dalam pertemuan itu Kepala Polda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Moechgiyarto mengimbau ormas agar tidak main hakim sendiri pada tempat hiburan yang tidak mengindahkan aturan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta soal jam operasional selama Ramadan dan lebaran.
Bila menemukan tempat hiburan yang melanggar aturan, ormas diminta melaporkannya ke pihak kepolisian.
"Informasikan, nanti kepolisian bersama pemerintah daerah yang akan menindak," katanya.
Moechgiyarto kala itu berjanji polisi akan memperbanyak patroli selama Ramadan. Kepolisian di tingkat polsek akan menindaklanjuti sekecil apapun laporan masyarakat. (sur)