Saat menjamu Sriwijaya FC, pekan lalu, kelompok pendukung Persija Jakarta, The Jakmania, berbuat onar hingga mengakibatkan lima unit sepada motor terbakar dan enam personel kepolisian terluka. Akibat peristiwa itu, polisi sempat menangkap dan menginterogasi 155 anggota The Jakmania.
"Jangan sampai kembali terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ucap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Awi Setiyono, di Jakarta, Senin (27/8) kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awi menuturkan, kepolisian akan meningkatkan antisipasi tindak kriminal jelang pertandingan laga antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung, 16 Juli mendatang.
"Kami akan menanggapi hal itu secara serius, evaluasi, dan duduk bersama," ujar Awi.
Ketua Umum The Jakmania Richard Ahmad menyatakan, tindakan pendukung Persija Jakarta berada di luar kendalinya. Richard mengklaim sudah melakukan segala prosedur yang ditetapkan.
"Kami sudah melakukan koordinasi ke semua pihak terkait dan pemeriksaan kartu anggota Persija. Tapi ini (kerusuhan) tak bisa dihindari lagi," katanya.
Insiden berlanjut sehari dua hari setelahnya. Kemarin toko khusus suvenir The Jakmania diserang orang tak dikenal. Tiga orang terluka akibat serangan ini. Pelaku berjumlah 10 orang mengenakan helm sehingga tak bisa dikenali. (abm)