Kemenag: Jadikan Lebaran Sebagai Momentum untuk Bersatu

Martahan Sohuturon, CNN Indonesia | Selasa, 05/07/2016 02:03 WIB
Kementerian Agama berharap Idul Fitri 1437 Hijiriah menjadi momentum untuk mengingatkan kembali pentingnya menjaga persatuan dan perdamaian di Indonesia. ilustrasi (Dok. Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Agama berharap Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijiriah menjadi momentum untuk mengingatkan kembali pentingnya menjaga persatuan dan perdamaian di Indonesia. Umat muslim harus kembali ingat untuk mengutamakan kepentingan bersama.

"Persatuan dan perdamaian, bagaimana menyatukan kembali kepentingan yang berbeda-beda," kata Direktur Jenderal Pembinaan Masyarakat Islam Kemenag HM. Machasin di kantornya, Jakarta Pusat pada Senin (4/7).

Senada dengan Machasin, di tempat terpisah, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama berharap Idul Fitri tahun ini menjadi momentum menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Keutuhan negara harus terus dijaga dengan menghindari pertikaian antarsesama warga.


"Di dalam keluarga yang utuh, Insya Allah tercurah rezeki yang berlimpah," ucap Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal Zaini.

Dia menegaskan, salah satu kunci menjaga keutuhan NKRI adalah toleransi. Selain itu masyarakat juga diharapkan untuk selalu berusaha mencoba membicarakan semua perbedaan namun tetap menghargai berbagai pandangan yang berseberangan.

Menurutnya, masyarakat Indonesia dari beragam agama, suku, dan alirannya harus menjaga semangat persatuan. "Mari kita tetap menjaga keutuhan, persatuan, dan kesatuan dalam bingkai hidup rukun berbangsa dan bernegara," kata Helmy.

Di tahun ini juga, momentum memperkuat persatuan di antara umat muslim di Indonesia juga semakin terasa saat Idul Fitri.

Pengurus Besar Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama menetapkan 1 Syawal 1437 Hijiriah jatuh pada hari yang sama, yakni 6 Juli 2016. Majelis Ulama Indonesia bersyukur dua organisasi keagamaan besar itu memutuskan hal yang sama terkait Lebaran tahun 2016.

Ketua MUI, Ma'ruf Amin, mengatakan hal tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat persatuan (ukhuwah islamiyah) di antara umat muslim Indonesia.

"Semoga umat Islam ke depan, sebagai unsur berbangsa dan bernegara, dapat menjadi kekuatan yang bersatu," kata Ma'ruf di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Senin (4/7).

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin juga mensyukuri hal serupa. Ia berkata, tahun ini umat muslim di seluruh Indonesia dapat merayakan Idul Fitri secara bersamaan. (chs)