"Menhan yang baru bilang, 'Pak Ryamizard tidur enak saja, kami akan meningkatkan operasi di sini'," ujar Ryamizard di Istana Wakil Presiden, Rabu (6/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setiap hari Indonesia menerima laporan perkembangan gerakan aparat Filipina dan laporan terakhir menyebut tujuh WNI dalam keadaan baik. Oleh karena itu Ryamizard menegaskan Indonesia bakal tetap mengikuti prosedur yang berlaku.
Ryamizard berharap patroli laut bersama antara Indonesia, Filipina, dan Malaysia dilakukan dalam waktu dekat. Ketiga negara sebelumnya telah bersepakat, apabila WNI kembali disandera maka TNI bisa masuk mengupayakan pembebasan.
Namun Ryamizard menekankan, latihan bersama diperlukan terlebih dulu sebelum melakukan patroli bersama, sebagaimana telah disepakati menteri pertahanan masing-masing negara.
Kesepakatan itu dibentuk setelah 14 WNI disandera kelompok Abu Sayyaf sebelumnya. Realisasi patroli bersama sempat diduga tersendat karena transisi pemerintahan Benigno Aquino III kepada Rodrigo Duterte pada awal Juli. (gil)