Ketika Prajurit TNI Berlebaran di Belahan Penjuru Dunia

Resty Armenia, CNN Indonesia | Sabtu, 09/07/2016 18:20 WIB
Ketika Prajurit TNI Berlebaran di Belahan Penjuru Dunia Prajurit Garuda Unifil 2016 saat merayakan Idul Fitri di Lebanon. (Dok. Istimewa TNI)
Jakarta, CNN Indonesia -- Indonesia boleh berbangga karena prajurit Tentara Nasional Indonesia cukup disegani di dunia. Menurut daftar kekuatan militer dunia yang dirilis Global Firepower Index pada 2016, Indonesia berada pada peringkat 14 dari 126 negara.

Peringkat tersebut membuktikan bahwa militer Indonesia menjadi yang terkuat di Asia Tenggara. Sebagai perbandingan, dalam daftar yang sama, peringkat negara-negara maju seperti Brazil, Israel, Kanada, Australia, Arab Saudi, dan Korea Utara berada di bawah Indonesia.

Maka tak mengherankan jika banyak tentara Indonesia yang dikirim menjadi pasukan keamanan di berbagai belahan dunia. Demi menjalankan tugasnya, prajurit TNI rela untuk menjalankan ibadah di bulan Ramadan dan merayakan Hari Raya Idul Fitri di negara-negara penempatan mereka.


Pada Hari Raya Idul Fitri Rabu kemarin (6/7), prajurit TNI yang tergabung dalam Kontingen Garuda United Nations Interim in Lebanon (Unifil) 2016 menggelar Salat Id di Lapangan Camp Soedirman, Lebanon Selatan. Pasukan ini berada di bawah pimpinan Kolonel Kav Jala Argananto sebagai Komandan Kontingen Garuda Unifil misi PBB di perbatasan Lebanon Selatan-Israel.

Staf Kedutaan Besar Republik Indonesia Ustaz Rahmansyah Al Faruq ditunjuk sebagai imam dan khotib. Salat Id  juga dihadiri oleh seluruh prajurit Kontingen Garuda yang bertugas di Markas Unifil dari Satgas FHQSU, MCOU, CIMIC, FPC dan SO serta Kontingen dari negara lain.

Selain di Lebanon Selatan, Kontingen Garuda yang berada di wilayah Sektor Timur Lebanon juga menjalankan Salat Id berjamaah dengan Khatib Sersan Dua Ardiwan dan Imam Sersan Satu Rahmad. Ibadah juga turut diramaikan oleh beberapa personel PBB beragama Islam yang berasal dari India, Nepal, dan Spanyol.

Para prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas POM TNI Konga XXV-H/Unifil dan Kompi B Satgas Indobatt Konga XXIII-J/Unifil ini merayakan Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriah di Markas Satgas POM TNI Gajah Mada Base UNP 7-3, Blate, Lebanon.

Perwira Penerangan Kontingen Garuda 2016 Kapten Int Dont Pasaribu mengakui indahnya perayaan Lebaran tahun ini memang tidak bisa dapatkan di Tanah Air bersama keluarga, namun suasana kebersamaan dan rasa kekeluargaan yang sudah terjalin selama enam bulan di medan operasi bisa menggantikan suasana Lebaran seperti yang rasakan di waktu-waktu sebelumnya.
Prajurit Garuda Unifil 2016 saat menggelar Salat Idul Fitri di Lebanon. (Dok. Istimewa TNI)
Masih di hari yang sama, ada pula prajurit TNI yang menggelar salat Id di belantara hutan Kongo, tepatnya di Base Camp Kontingen Indo Eng Coy, Bumi Nusantara, Haut-Uele District, Kota Dungu, Republik Demokratik Kongo.

Mereka tergabung dalam Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi) TNI Kontingen Garuda (Konga) XX-M/Monusco (Mission de L’Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en Republique Democratique du Congo). Pasukan ini berada dibawah pimpinan Letnan Kolonel Czi Sriyanto sebagai Komandan Satgas (Dansatgas) tengah melaksanakan tugas misi PBB.

Menurut Perwira Penerangan Konga XX-M, Letnan Satu Czi Ruzald D.Y. Auparay, perayaan Idul Fitri di Kongo kali ini terdapat sedikit perbedaan dari tahun-tahun sebelumnya, karena tiga kontingen negara muslim di Republik Demokratik Kongo dan juga masyarakat Kongo atas gagasan Dansatgas Kizi TNI Letkol Czi Sriyanto sepakat melaksanakan salat Id secara bersama-sama di Bumi Nusantara Camp.

Dalam salat Id kali ini, turut pula para Prajurit dari kontingen negara lain seperti Bangladesh, Maroko dan masyarakat Kongo yang terdiri dari 100 anak yatim piatu. Tak hanya itu, ada juga para Military Observer (Milobs) dari berbagai negara, seperti Indonesia, Malaysia, Mesir, Tunisia, Afrika Selatan, Sudan, dan Nigeria yang berbaur menjadi satu dalam semangat merayakan 'hari kemenangan'.
Prajurit TNI Konga XX-M/Monusco saat merayakan lebaran di Kongo. (Dok. Istimewa TNI)
Di Afrika Tengah, personel Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXVII-B/Minusca (Multidimensional Integrated Stabilization Mission in Central Africa Republic) melaksanakan salat Id berjemaah di Lapangan Garuda, UN Super Camp, Mpoko, Bangui, Afrika Tengah. Bertindak sebagai penceramah Kopral Satu Supari, Imam oleh Kopral Dua Muhammadun, serta Bilal oleh Kopral Dua Bambang Fitriyanto.

Sebelum mengawali salat Id berjamaah, Komandan Satgas Konga XXXVII-B/Minusca, Letnan Kolonel Czi Denden Sumarlin menyampaikan ucapan selamat Hari Raya. Ia pun mengatakan, “Meskipun berada di daerah misi, jauh dari sanak saudara dan keluarga, namun arti dan makna Hari Raya Idul Fitri tetap dapat dirasakan."
Personel Satgas Kizi TNI usai menggelar Salat Ied di Afrika. (Dok. Istimewa TNI)
Dalam acara itu, turut hadir pula Ketua Kontingen Indonesia di Minusca Kolonel Czi IGBN Tedja Sukma Ekaputra, serta beberapa Perwira Milobs dan Milstaf dari Kontingen Indonesia yang berada di kota Bangui. (gil/gil)