"Ada dua bagian tembakan, di bagian perut dan punggung," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar, saat dikonfirmasi terkait penyebab kematian Santoso di kantornya, Jakarta pada Rabu (20/7).
Sementara untuk satu jenazah yang berdasarkan hasil identifikasi adalah Muktar alias Kahar. Boy mengatakan Muktar tewas setelah ditembak oleh personel Satgas Tinombala di bagian kepala.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka mendapati lima orang bersenjata diduga DPO (Daftar Pencarian Orang) berjarak 20 hingga 30 meter. Ketika mencoba mendekat, terjadi baku tembak," kata Rudy di Kompleks Istana Kepresidenan, kemarin.
Ketiganya berhasil kabur disebabkan faktor cuaca. Mereka berada di pinggir kali. "Ketika ditembak dua, tiga lainnya belum bisa ditangkap tapi melarikan diri," ujar mantan Kapolres Poso ini. (asa)