"Cuti mestinya hanya dilakukan saat kampanye, tidak full empat bulan itu. Kan tidak mungkin juga dia tiap hari kampanye," kata Refly dalam sebuah acara diskusi di Jakarta, Selasa (23/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal cuti petahana ini tengah diuji materi oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Ia berkukuh tak ingin cuti meski telah menyatakan diri akan kembali bersaing dalam Pilkada 2017. Ahok beralasan ingin tetap bekerja mengawasi pembahasan APBD dengan DPRD DKI Jakarta.
Refly sendiri menilai Ahok harus tetap mengambil cuti dan berkampanye jika ingin kembali mencalonkan diri.
"Itu (kampanye) kewajiban sebagai calon. Terserah mau cuti kampanye satu kali atau dua kali, yang jelas dia tidak perlu cuti selama masa empat bulan itu," kata Refly.
Kampanye memperkenalkan diri adalah hak publik untuk mengetahui calon pemimpin mereka dan mengetahui program yang ditawarkan. (sur)