Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, kebarakan tersebut terus melebar hingga menghanguskan lahan seluas kurang lebih 2.400 hektare.
"Wilayah ini sebelumnya pernah terbakar Juni hingga 20 Agustus lalu. Namun api kembali menyala sejak Sabtu lalu," ucapnya melalui keterangan tertulis, siang tadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim terpadu yang terdiri dari unsur BPDB, Polri, TNI, dan masyarakat saat ini masih berupaya memadamkan api. Sutopo berkata, BNPB telah menerbangkan helikopter untuk membuat hujan buatan.
Menteri Siti telah menyatakan Indonesia memasuki masa siaga darurat karhutla. Penetapan status itu menurutnya penting untuk melakukan pencegahan bencana asap sedini mungkin.
Asap akibat karhutla di Sumatera dikabarkan telah mempengaruhi kualitas udara Malaysia dan Singapura. Tak hanya itu, penerbangan lokal di Riau juga terganggu, kemarin.
Pesawat Pelita Air Service rute Jakarta-Dumai terpaksa mengalihkan penerbangan karena jarak pandang yang terbatas di Bandara Pinang Kampai, Dumai.