"Syafruddin kandidat bintang tiga yang memiliki pengalaman dan layak menjadi wakapolri," kata Edi saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (2/9) malam.
Nama Syafruddin muncul menjadi calon wakapolri pertama kali diungkapkan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Ade Komarudin. Menurut politisi Golkar tersebut, Syafruddin menjadi kandidat kuat menggantikan Budi Gunawan yang dicalonkan menjadi Kepala Badan Intelijen Nasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masukan DPR perlu diapresiasi. tapi sebetulnya semuanya tergantung Kapolri dan Wanjakti Polri untuk memutuskan siapa yang dicalonkan," katanya.
"Nama yang diajukan bisa satu atau dua nama. Nanti Presiden yang tunjuk," kata Edi.
Sebelumnya, Presiden Jokowi mengajukan nama Budi Gunawan menjadi calon kepala BIN. Jika terpilih, maka kursi wakapolri akan mengalami kekosongan. Terdapat beberapa calon potensial yang layak mengisi jabatan bintang tiga tersebut.
Syarifuddin merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1985 yang akan pensiun pada 2019. Ia pernah menjadi ajudan Wakil Presiden Jusuf Kalla pada tahun 2004. Setelah itu, Syarifuddin menjabat sebagai Wakil Kepala Polda Sumatera Utara dan Kapolda Kalimantan Selatan masing-masing selama setahun. Syarifuddin kembali ke Jakarta dan menjadi Kepala Divisi Profesi dan Keamanan (Kadivpropam) Polri. Sejak 2015 hingga sekarang, Syafruddin menjabat sebagai Kalemdikpol. (rel/sur)