Jelang Pilkada dan Asian Games, Ahok Gencarkan Penggusuran

Puput Tripeni Juniman, CNN Indonesia | Kamis, 29/09/2016 19:34 WIB
Jelang Pilkada dan Asian Games, Ahok Gencarkan Penggusuran Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akan terus melakukan penggusuran di beberapa wilayah di Jakarta. (CNN Indonesia/Puput Tripeni Juniman)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bakal menggencarkan penggusuran di beberapa wilayah di Jakarta. Kemarin, Ahok, sapaan Basuki baru saja menggusur pemukiman di bantaran Sungai Ciliwung, Kawasan Bukit Duri.

Beberapa wilayah bantaran sungai lainnya dan pemukiman di pantai utara, Jakarta masuk dalam lokasi yang bakal digusur oleh Ahok.

"Terus (gusur). Kami mau beresin Krukut, mesti kami kejar. Penertiban juga banyak dilakukan di daerah Muara Angke, Muara Baru kami juga rapikan," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, Kamis (29/9).


Penggusuran itu, tutur Ahok, termasuk wilayah Cakung, Cilincing, dan Tanjung Priok. Wilayah-wilayah itu digusur untuk membuat tanggul laut.

Ahok memastikan penggusuran itu akan tetap berjalan jika dia cuti selama masa kampanye.

Dalam waktu dekat yang bakal digusur, kata Ahok, adalah bantaran Sungai Krukut di Kemang. Ahok menilai kondisi Kali Krukut itu sudah akut sehingga tak bisa ditunda lagi penggusurannya. Apalagi, angin La Nina yang terjadi di wilayah Indonesia berlangsung hingga tahun depan.

Berdasarkan pengukuran yang sudah dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, terdapat lebih dari 500 bangunan yang terkena gusur untuk normalisasi Sungai Krukut.

Bangunan yang terbukti tidak memiliki sertifikat, kata Ahok, bakal langsung ditindak. Kendati demikian, Ahok mengaku masih belum mengetahui mekanisme penertiban untuk bangunan yang memiliki sertifikat. Ahok menyebut sudah menyiapkan dana untuk ganti rugi bangunan warga.

Ahok menaksir ada sekitar 50 ribu kepala keluarga yang bakal tergusur. Dia menyebut sudah menyiapkan 50 ribu unit rumah susun untuk menampung mereka.

Ahok menargetkan proyek ini selesai pada 2018 untuk menghadapi Asian Games yang akan berlangsung di Jakarta. (rel/abm)