"Sudah 17 tahun saya tidak menjadi pejabat negara dan saya telah menjadi pejabat negara sekarang melaporkan harta kekayaan. Sekarang saya melaporkan harta kekayaan pada negara, pada 2009 saya sudah melaporkan saat menjadi calon presiden," kata Wiranto saat tiba di gedung KPK Jakarta, Jumat(7/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harta Wiranto saat itu, terdiri atas tanah dan bangunan senilai Rp26,8 miliar yang berada di 16 lokasi di Jakarta Timur, satu lokasi di Jakarta Barat, 10 lokasi di kabupaten Bogor, satu lokasi di Jember, satu lokasi di Gorontalo, dua lokasi di kabupaten Lebak, sertasatu lokasi di Kabupaten Bekasi.
Selain itu, Wiranto juga memiliki logam mulia dan barang antik senilai Rp7,56 miliar, surat berharga sejumlah Rp800 juta serta giro dan kas lainnya sejumlah Rp9,7 miliar. (rel/sur)