Sandiaga Uno Bela Jokowi soal Kenaikan Harga Bahan Pokok

Basuki Rahmat, CNN Indonesia | Minggu, 09/10/2016 09:11 WIB
Di mata Sandiaga tidak tepat jika persoalan kenaikan harga sembako hanya dibebankan kepada Presiden Jokowi. Pemda memiliki peran mencari solusi harga sembako. Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sesaat sebelum pemeriksaan kesehatan untuk cagub dan cawagub Jakarta di RSAL Mintohardjo, Sabtu, 24 September 2016. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menjelang masa kampanye pemilihan kepala daerah DKI Jakarta 2017, bakal calon gubernur Sandiaga Uno mengangkat masalah kenaikan harga sembilan bahan pokok yang selalu terjadi di ibu kota.

Sandiaga menilai tidak tepat jika persoalan terkait kenaikan harga sembako hanya dibebankan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Sebenarnya ada kesempatan bagi pemerintah provinsi untuk menghadirkan solusi harga sembako. Jadi setiap kali kenaikan bahan pokok, jangan hanya salahkan Pak Jokowi," ujar Sandiaga dalam sebuah acara di Jakarta, Sabtu (8/10), seperti dilansir dari Antara.


Sandiaga yang berpasangan dengan Anies Baswedan di pilkada Jakarta 2017, mengatakan sudah saatnya para kepala daerah menyiapkan pendekatan yang inovatif untuk menanggulangi kenaikan harga sembako yang kerap terjadi setiap tahun di sejumlah daerah, termasuk DKI Jakarta.

"Masa harga bawang di Brebes Rp6.000 sampai Rp9.000, begitu sampai di Jakarta jadi Rp42.000? Harga daging sapi di Kuala Lumpur dan di Singapura bahkan bisa lebih murah dibandingkan di Jakarta, padahal di sana tidak ada peternakan. Jadi ini perlu pendekatan yang inovatif," tutur Sandiaga.

"Jadi sekarang ini, kita jangan melihat apa yang pemerintah pusat bisa lakukan untuk pemerintah daerah, tapi di sini adalah apa yang dapat kita lakukan untuk negara atau pemerintah pusat," lanjut pendiri Grup Saratoga ini.

Sandiaga juga berani memastikan harga sembako akan stabil jika dirinya dan Anies terpilih sebagai pemimpin ibu kota periode 2017-2022.

"Saya akan pastikan harga bahan pokok itu akan stabil dan tidak fluktuatif, apalagi menjelang lebaran," ujar Sandiaga.

Dalam proses Pilkada Jakarta 2017, terdapat tiga pasangan bakal cagub dan cawagub hingga pendaftaran resmi ditutup oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta pada 23 September 2016.

Ketiga pasangan tersebut adalah Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat yang diusung PDI Perjuangan, Partai NasDem, Partai Golkar, dan Partai Hanura.

Kemudian, ada Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni yang diusung Partai Demokrat, PPP, PKB dan PAN, serta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yang diusung Partai Gerindra dan PKS.

(obs/obs)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK