“Berawal dari satu orang ditangkap yang izinnya seharusnya online. Satu orang itu berkembang menjadi tersangka lain. Ada calo, ada petugas pungli, berkembang ke petugas yang lain,” kata Tito dalam jumpa pers di Kemenhub sesaat setelah operasi tangkap tangan.
Tito menyebutkan, pelaku dalam praktik punglinya meminta uang tambahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Kapolri, Presiden Joko Widodo langsung meluncur ke lokasi operasi tangkap tangan di kantor Kementerian Perhubungan. Ia berkata, penindakan tersebut berkaitan dengan pungutan liar di sektor pelayanan pelayaran laut.
Jokowi mendengar informasi operasi tangkap tangan tersebut saat memimpin rapat terbatas di Kantor Presiden. Ia lantas menuju kantor Kemhub didampingi Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur.
"Hentikan yang namanya pungli, terutama yang menyangkut pelayanan masyarakat," ujar Jokowi dengan nada tinggi di Kemhub. (obs/agk)