KPK Dikabarkan Gelar Operasi Tangkap Tangan di Kebumen
Joko Panji Sasongko | CNN Indonesia
Sabtu, 15 Okt 2016 16:44 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi Pemberantasan Korupsi dikabarkan kembali melakukan operasi tangkap tangan terhadap sejumlah orang di wilayah Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (15/10) pagi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan pegawai Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen diamankan oleh penyidik KPK.
Selain itu, penyidik KPK juga dikabarkan menyita uang puluhan juta rupiah dari salah satu orang yang tertangkap.
Pelaksana Harian Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati mengaku dirinya belum bisa mengkonformasi kebenaran atas informasi OTT tersebut. Meski demikian, ia berkata, akan akan informasi selanjutnya jika OTT tersebut terjadi.
"Hingga saat ini belum bisa memberikan konfirmasi mengenai OTT. Saya akan infokan begitu ada update," ujar Yuyuk dalam pesan singkat kepada wartawan, Sabtu (15/10).
Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Djarot Padakova membenarkan adanya kegiatan KPK di Kebumen. Namun Djarot mengaku tidak tahu detail siapa saja yang ditangkap penyidik antirasuah.
"Itu giat KPK di Kebumen," kata Djarot seperti dilansir dari Detikcom. (sur)
Berdasarkan informasi yang dihimpun, seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan pegawai Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen diamankan oleh penyidik KPK.
Selain itu, penyidik KPK juga dikabarkan menyita uang puluhan juta rupiah dari salah satu orang yang tertangkap.
Pelaksana Harian Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati mengaku dirinya belum bisa mengkonformasi kebenaran atas informasi OTT tersebut. Meski demikian, ia berkata, akan akan informasi selanjutnya jika OTT tersebut terjadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Djarot Padakova membenarkan adanya kegiatan KPK di Kebumen. Namun Djarot mengaku tidak tahu detail siapa saja yang ditangkap penyidik antirasuah.
"Itu giat KPK di Kebumen," kata Djarot seperti dilansir dari Detikcom. (sur)