Sebanyak 16 Titik di Bandung Terendam Banjir
CNN Indonesia
Senin, 14 Nov 2016 00:08 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Hujan deras disertai angin kencang pada Minggu siang (13/11) telah mengakibatkan banjir di Kota Bandung, Jawa Barat. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan ada 16 titik yang terendam banjir.
"Banjir terjadi di 16 titik di Kota Bandung yang meliputi Pagarsih, Pasirkaliki, Wastukancana, Lodaya, Pasirkoja, A. Yani, Sukagalih, Sudirman, Waringin (Pasar Andir), Laswi, Burangrang, Stasiun Timur, Kebon Jati, Caringin, Otista, dan Jalan dr. Djundjunan," kata Sutopo saat dihubungi CNNIndonesia.com melalui pesan singkat.
Tak hanya merendam 16 titik, banjir juga melanda beberapa tempat fasilitas umum, seperti Stasiun Kereta Api Bandung, Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung, dan pertokoan di Jalan Lembong Merdeka.
"Saat ini banjir sudah surut," kata Sutopo.
Hujan dan Angin kencang itu juga membuat sejumlah pohon tumbang. Seperti pohon-pohon yang berada di daerah Jalan Manado, Jalan Kopo, Jalan Serayu, Jalan Otista dan Stasiun Kereta Api Bandung.
"Beberapa kendaraan tertimpa pohon tumbang, namun tidak ada korban jiwa," kata Sutopo.
Selain karena hujan, banjir juga terjadi karena luapan Sungai Cibeureum. Saat banjir saluran drainase meluap dengan tinggi sekitar 30-60 centimeter.
Untuk menangani kejadian ini, BNPB terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulamgan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat. Pasalnya sampai saat ini Pemerintah Kota Bandung belum membentuk BPBD. Sehingga penanganan bencana dilakukan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.
"BPBD Provinsi Jawa Barat membantu penanganan darurat dan melakukan pemantauan di sekitar lokasi terdampak banjir. Kondisi masyarakat telah berjalan normal," kata Sutopo.
"Banjir terjadi di 16 titik di Kota Bandung yang meliputi Pagarsih, Pasirkaliki, Wastukancana, Lodaya, Pasirkoja, A. Yani, Sukagalih, Sudirman, Waringin (Pasar Andir), Laswi, Burangrang, Stasiun Timur, Kebon Jati, Caringin, Otista, dan Jalan dr. Djundjunan," kata Sutopo saat dihubungi CNNIndonesia.com melalui pesan singkat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hujan dan Angin kencang itu juga membuat sejumlah pohon tumbang. Seperti pohon-pohon yang berada di daerah Jalan Manado, Jalan Kopo, Jalan Serayu, Jalan Otista dan Stasiun Kereta Api Bandung.
Selain karena hujan, banjir juga terjadi karena luapan Sungai Cibeureum. Saat banjir saluran drainase meluap dengan tinggi sekitar 30-60 centimeter.
Untuk menangani kejadian ini, BNPB terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulamgan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat. Pasalnya sampai saat ini Pemerintah Kota Bandung belum membentuk BPBD. Sehingga penanganan bencana dilakukan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.
"BPBD Provinsi Jawa Barat membantu penanganan darurat dan melakukan pemantauan di sekitar lokasi terdampak banjir. Kondisi masyarakat telah berjalan normal," kata Sutopo.