Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie menjelaskan, hingga kini pihaknya masih belum mengambil sikap resmi terkait keputusan rapat pleno tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal-hal yang bersifat strategi itu terkait dengan pencalonan presiden dan wakil presiden maupun yang terkait lembaga-lembaga negara. "Dan nasehat dewan pembina itu harus dilaksanakan oleh DPP," kata Ical.
Sebab, kata Ical, jika hanya salah satu yang diprioritaskan, maka institusi yang lain akan dirugikan karena waktu dan fokus yang terbagi.
Ketua Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Yorrys Raweyai sebelumnya mengatakan, Golkar akan mematangkan konsolidasi internal dengan berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait.
Yorrys mengacu pada Pasal 21 AD/ART Partai Golkar yang mengatakan DPP dalam mengambil keputusan politik strategis harus melibatkan unsur dewan pembina, kehormatan dan pakar.
"Ini berjalan simultan, sedang berproses," kata Yorrys di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Rabu.
Selain kepada tiga unsur tersebut, Yorrys menuturkan akan mengundang delapan organisasi masyarakat pendiri Partai Golkar, seperti MKGR, Kosgoro, SOKSI dan organisasi sayap Golkar. (wis/gil)