Sembilan Insan Media Dapat Penghargaan di Hari Pers Nasional

Wishnugroho Akbar, CNN Indonesia | Kamis, 12/01/2017 21:06 WIB
Sembilan Insan Media Dapat Penghargaan di Hari Pers Nasional Panitia Hari Pers Nasional Margiono (kiri) akan memberikan penghargaan kepada sembilan insan media pada puncak peringatan Hari Pers Nasional 2017. (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)
Jakarta, CNN Indonesia -- Panitia Hari Pers Nasional (HPN) 2017 akan memberikan Penghargaan Kepeloporan di bidang media kepada sejumlah media dan insan media terpilih. Salah satu tokoh yang mendapat penghargaan itu adalah Budiono Dharsono yang dikenal sebagai pendiri Detikcom.

Penghargaan akan diberikan dalam acara puncak HPN 2017 yang diselenggarakan di Ambon, Maluku, 9 Februari mendatang, yang rencananya dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, tokoh pers dan media, serta pejabat pemerintah setempat.

"Penghargaan ini sebagai wujud apresiasi dan pengakuan komponen pers nasional kepada kiprah baik media pers nasional dan insannya selama ini," kata Margiono, Penanggung jawab HPN, Kamis (12/1).


Budiono Dharsono mendapat penghargaan kategori Pelopor Media Siber. Selain dia, ada Peter F Gontha untuk kategori Pelopor Berita Televisi Swasta, Ilham Bintang untuk kategori Pelopor Infotainment.

Presenter Indonesia Lawyers Club Karni Ilyas mendapat penghargaan kategori Talkshow Berita, sementara Andy F Noya untuk kategori Talkshow Inspiratif Filantropi.

Penghargaan juga diberikan kepada lembaga media. Surat kabar Kompas terpilih menerima penghargaan kategori Humanisme Kebangsaan, Majalah Berita Tempo untuk kategori Jurnalisme Investigasi, Radio Suara Surabaya untuk kategori Jurnalisme Warga, dan Majalah Femina untuk kategori Majalah Wanita. 

"Media dan indiividu itu dipilih karena kegigihan, konsistensi dan kreatifitasnya dianggap telah memelopori isi media. Mereka juga dianggap telah menjalankan fungsi pers dengan baik," kata Margiono.

Panitia HPN sudah memutuskan kelak akan memberikan penghargaan Kepeloporan di bidang media secara berkala setiap tahun. "Untuk memotivasi insan media agar dapat terus berkiprah lebih baik," ujar Margiono. (wis)