Pembangunan koridor layang MRT serta beberapa stasiun dipercepat, dari target awal selesai selesai pada April 2018 menjadi Agustus 2017. Stasiun yang mengalami percepatan seperti Stasiun Haji Nawi, Blok A, Blok M dan Sisingamangaraja.
Rekayasa lalu lintas berupa pembatasan dan pengurangan lajur kendaraan diberlakukan sepanjang jalan RS. Fatmawati, Panglima Polim hingga Sisingamangaraja. Pengalihan ini berlaku mulai 4 Februari hingga Agustus 2017.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara bagi yang ingin menuju simpang Fatmawati dari sisi utara, dapat menggunakan Jalan Antasari yang mengarah ke Jalan Cipete Raya.
Menurut Andri, salah satu masalah yang terus menyebabkan kemacetan di ibu kota adalah masih banyaknya masyarakat yang memilih menggunakan kendaraan pribadi. Padahal, lanjutnya, pemerintah provinsi sudah berusaha memaksimalkan kualitas jasa transportasi umum.
Lihat juga:LRT Cawang-Cibubur Beroperasi Maret 2019 |
"Dengan adanya rekayasa (lalu lintas) ini, harapannya kan masyarakat mau latihan. Beralih menggunakan angkutan umum. Untuk memecah kemacetan," ujar Andri.
Pekerja menyelesaikan pengerjaan konstruksi terowongan mass rapid transit (MRT) di kawasan Dukuh Atas, Jakarta, 8 September 2016. (CNNIndonesia/Adhi Wicaksono) |
Perkembangan pengerjaan proyek MRT sudah mencapai 62 persen per 31 Desember 2016 lalu. Dengan rincian, 45 persen untuk pengerjaan elevated station, dan 80 persen untuk stasiun bawah tanahnya. (yul)
