"Karena elpiji berada di ruang tertutup, akhirnya menimbulkan ledakan," kata Kabiro Penum Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto, melalui keterangan tertulis, Jumat (10/2).
Merujuk hasil identifikasi dan olah tempat kejadian perkara, Rikwanto menuturkan, sebelum meledak, tabung elpiji di rumah Asrun bocor. Gas kemudian memenuhi ruangan dan memicu ledakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ledakan di rumah Asrun terjadi Kamis lalu, sekitar pukul 7.45 WITA. Rikwanto mengatakan, ledakan itu pertama kali diketahui petugas dari Dinas Kebersihan yang menjaga rumah Asrun.
"Saat ledakan terjadi, petugas keamanan dari Satuan Polisi Pamong Praja sedang tertidur," kata Rikwanto. Personel Satpol PP itu baru terbangun setelah mendengar ledakan itu.