Banjir Rawajati, antara Kesulitan dan Kegembiraan Anak-anak

Andry Novelino, CNN Indonesia | Selasa, 21/02/2017 21:27 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Banjir yang melanda Kelurahan Rawajati, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, sejak Selasa (21/2) pagi, tak kunjung surut. Warga membutuhkan pertolongan segera.

Seorang perempuan yang rumahnya terendam banjir di Jalan Bina Warga kawasan Rawajati, Jakarta Selatan, terendam banjir sejak Selasa (21/2) pagi. Ketinggian air di wilayah ini mencapai ketinggian hingga satu meter lebih. Warga membutuhkan penanganan segera. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Bambang, seorang warga di Jalan Bina Warga kawasan Rawajati, Jakarta Selatan, bagian dalam rumahnya terendam banjir sejak Selasa (21/2) pagi. Bambang yang pekerjaannya menjadi tukang sampah berusaha menyelamatkan barang-barangnya agar tak terkena banjir. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Rumah-rumah penduduk yang berada di Jalan Bina Warga kawasan Rawajati, Jakarta Selatan, bagian dalam rumahnya banyak yang terendam banjir sejak Selasa (21/2) pagi. Banjir akibat tingginya intensitas curah hujan dan meluapnya Kali Ciliwung ini membuat ketinggian air mencapai satu meter lebih. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Selain rumah warga, jalan di depan musola yang berlokasi di Jalan Bina Warga kawasan Rawajati, Jakarta Selatan, juga terendam banjir sejak Selasa (21/2) pagi. Banjir yang menggenangi area rumah ibadah ini membuat warga yang hendak salat menjadi terganggu. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Warga di Jalan Bina Warga kawasan Rawajati, Jakarta Selatan, terutama kaum laki-laki yang bagian dalam rumahnya terendam banjir sejak Selasa (21/2) pagi, mengangkut barang-barang yang cukup berat agar tak terkena air. Mereka bergotong royong berusaha mengamankan barang berharga ke tempat yang lebih tinggi. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Warga di Jalan Bina Warga kawasan Rawajati, Jakarta Selatan, yang terkena banjir hingga satu meter lebih sejak Selasa (21/2) pagi, tampak berkomunikasi dengan telepon selulernya. Mereka banyak yang memberi kabar kepada sanak saudaranya mengenai musibah banjir yang dialaminya. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Seorang bapak tampak membawa barang yang dimasukan ke dalam plastik di wilayah Jalan Bina Warga, Rawajati, Jakarta Selatan, yang terkena banjir hingga satu meter lebih sejak Selasa (21/2) pagi. Kawasan ini kerap menjadi langganan banjir akibat meluapnya Kali Ciliwung saat hujan deras. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Tingginya banjir di wilayah Jalan Bina Warga, Rawajati, Jakarta Selatan, yang terkena banjir hingga satu meter lebih sejak Selasa (21/2) pagi, membuat anak-anak tak bisa menerjang banjir sehingga terpaksa harus digendong di pundak. Keselamatan anak-anak sangat rentan mengingat tingginya banjir yang juga ada arusnya. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Tak hanya anak-anak, kaum perempuan di kawasan Jalan Bina Warga, Rawajati, Jakarta Selatan, yang terkena banjir hingga satu meter lebih sejak Selasa (21/2) pagi, terpaksa digendong karena tingginya air dan cukup derasnya arus. Kaum perempuan dan anak-anak diungsikan ke tempat aman yang tak terkena banjir. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Di tengah kesulitan warga karena banjir, seorang anak perempuan yang mengenakan kostum ikan duyung, menikmati bermain air. Banjir di kawasan Jalan Bina Warga Rawajati, Jakarta Selatan, terjadi sejak Selasa (21/2) pagi. Ketinggian air di beberapa titik mencapai satu meter lebih. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Tanpa rasa takut, bocah-bocah perempuan tampak menikmati bermain air kala banjir melanda perkampungan di kawasan Rawajati, Jakarta Selatan, yang terendam banjir sejak Selasa (21/2) pagi. Keselamatan dan kesehatan anak-anak korban banjir perlu mendapat perhatian dan penanganan yang segera. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Anak-anak terlihat begitu menikmati bermain air kala banjir melanda perkampungan Rawajati, Jakarta Selatan, Selasa (21/2). Banjir yang merendam kawasan ini sejak pagi dan tak segera surut harus mendapat perhatian serius mengingat banyaknya anak-anak yang terkena dampak banjir. (CNN Indonesia/Andry Novelino)