Mewujudkan keinginan itu tak mudah. Untuk bisa melihat langsung presiden di Istana pun, misalnya, bukan perkara gampang. Pengamanan dan proses administrasi berlapis perlu ditembus.
Salah satu kesempatan yang tak boleh dilewatkan warga untuk bisa dekat dengan Jokowi adalah ketika presiden berkunjung ke daerah. Ketika itulah, warga berduyun-duyun untuk bisa melihat orang nomor satu itu. Bisa berdekatan dan berbincang-bincang adalah sebuah keberuntungan bagi mereka yang mendambakannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berlari
Intan Warya, anak perempuan berumur empat tahun, mengatakan, ia dan kakaknya langsung berlari ketika mendengar kehadiran Jokowi. Bahkan alas kaki pun tak sempat ia kenakan demi melihat langsung rupa orang nomor satu itu.
"Dari rumah lari karena (Jokowi) katanya di Masjid Al Fatah," kata Intan.
Anak-anak di Ambon rela memanjat pot bunga untuk bisa melihat Jokowi. (CNN Indonesia/Christie Stefanie) |
Aksi lari tak hanya dilakukan Intan dan teman-temannya. Sebelumnya, seorang pria bahkan rela meninggalkan motornya di dekat persimpangan lampu merah dan berlari mengejar mobil yang ditumpangi Jokowi.
Aksi itu dilakukan Jumat pagi, saat Jokowi meninggalkan hotel. Warga sudah memadati pinggir jalan sekitar tempat Jokowi menginap.
Mantan Wali Kota Solo itu kemudian berinteraksi dengan warga dengan membagikan buku, kaos, hingga kain kerudung dari dalam mobil. Karena sambil membagikan oleh-oleh, mobil Presiden berjalan perlahan.
'Oleh-oleh' itu memang selalu ada di bagasi mobil RI 1. Kadang diberikan langsung oleh Jokowi dan ibu negara. Bisa juga melalui para pengawal Presiden.
Isi bagasi mobil Jokowi yang berisi oleh-oleh untuk warga di Ambon. (CNN Indonesia/Christie Stefanie) |
Memeluk
Antusiasme juga terlihat dari usaha beberapa ibu memeluk Jokowi. Hal ini terjadi ketika Jokowi memberikan kesempatan foto bersama warga.
Teriknya matahari tak menghalangi Presiden menyapa masyarakat Ambon secara langsung. Sekitar 10 menit, ia berjalan sambil memberikan oleh-oleh. Di sela-sela itu, ia memilih orang-orang yang berswafoto dengannya.
Tiba saatnya bagi ibu berbaju ungu garis putih. Aura kegembiraan jelas terlihat. Ia berteriak ketika ditunjuk Jokowi. Saat 'diperbolehkan masuk', ia langsung membuka tangan berupaya memeluk Jokowi dari depan.
Belum sempat memeluk, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) langsung menahannya. Jokowi sempat kaget tapi tetap tersenyum dan melayani foto bersama.
Jokowi saat menyapa warga Ambon, Maluku. (Dok. Istimewa) |
Usai berfoto, ibu berjaket ini menerima kotak berisi kain kerudung. Namun, sekali berfoto sepertinya tak cukup. Ia terlihat seperti mencondongkan badannya ke Jokowi dan Paspampres kembali sigap menarik si ibu.
Kesenangan ibu tak luntur meski ditarik Paspampres. Dengan bahagianya, ia berlari dan melompat-lompat menunjukkan buah tangan yang diberikan Jokowi.
Menyusun Barisan
Jokowi juga memiliki 'kebiasaan' berfoto dengan karyawan restoran yang dikunjunginya. Ada kejadian menarik ketika ia makan siang di salah satu restoran seafood di Ambon.
Seperti biasanya jika makan di restoran, rombongan memesan satu ruangan khusus. Tak sembarangan orang bisa masuk. Bahkan beberapa pelayan restoran pun hanya bersiaga di depan pintu untuk melayani jika ada pesanan tambahan.
Karena tak semua pelayan restoran yang bisa masuk ke ruangan khusus itu, sejumlah pegawai restoran terlihat berlutut untuk bisa mengintip Jokowi dari sela-sela ruas jendela kayu. Sementara pelayan lainnya mengerubungi pintu belakang dan hanya dapat melihat punggung Jokowi saja.
Mereka hanya berharap bisa melihat langsung Jokowi yang selama ini hanya bisa mereka lihat di layar kaca. Tak pernah terpikir bakal berdekatan atau berfoto bersama.
Beberapa menit sebelum rombongan meninggalkan restoran, seorang staf memberi aba-aba bahwa Jokowi bersedia foto bersama.
Para pelayan pun dengan girang berbaris dan mengosongkan bagian tengah untuk Jokowi. Tak cuma berfoto, mereka juga mendapat kesempatan bersalaman.
Interaksi ini selalu dilakukan Jokowi ketika berkunjung ke daerah, termasuk di Ambon. Namun ada yang sedikit berbeda di kota ini. Ia menyatakan kecintaannya pada Ambon Kota Manise. Hal itu dibuktikannya dengan dua kedatangannya dalam bulan ini. Pertama saat menghadiri Hari Pers Nasional dan kedua saat memenuhi undangan Tanwir Muhammadiyah. (sur/gil)
Anak-anak di Ambon rela memanjat pot bunga untuk bisa melihat Jokowi. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)
Isi bagasi mobil Jokowi yang berisi oleh-oleh untuk warga di Ambon. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)
Jokowi saat menyapa warga Ambon, Maluku. (Dok. Istimewa)