Fahri Hamzah Ingin Anggota DPR Dikawal Seperti Penyidik KPK
Kamis, 13 Apr 2017 14:02 WIB
Fahri Hamzah mengaku heran anggota DPR tidak mendapat tawaran perlindungan seperti yang diberikan kepada penyidik KPK. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Pernyataan diutarakan menanggapi rencana Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam memberi pengawalan kepada penyidik KPK pasca insiden penyiraman air keras yang menimpa Novel Baswedan.
"Kenapa kalau ada penyidik KPK diserang orang, tentara pun menawarkan diri untuk melindungi. Kenapa DPR tidak juga mendapat persepsi seperti itu?" tutur Fahri di gedung DPR, Jakarta (13/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alih-alih dicegah, Fahri menyebut intitusi atau kelembagaan di Indonesia seharusnya bisa saling menghargai.
"Makanya ada ketetapan MPR tentang etika lembaga negara. Budaya institusi harus dijaga," kata Fahri.
Sebelumnya, pasca penyidik KPK Novel Baswedan disiram air keras, pimpinan aparat Polri dan TNI menawarkan pengawalan kepada penyidik KPK.
"Memang saya sarankan dikawal. Tapi saya serahkan pada ketua KPK. Kalau ketua KPK meminta dilakukan pengawalan, maka akan kita lakukan pengawalan," kata Tito di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading, Selasa (11/4).
"Saya berikan pasukan yang terbaik. Dan saya tidak akan menyebutkan siapa orangnya. Kami beri pengawalan tidak terlihat," ujar Gatot di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, seperti dikutip detik.com, Rabu (12/4).
STATIC BANNER
300x250
300x250
ARTIKEL TERKAIT
STATIC BANNER
300x250
300x250
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
LIHAT SEMUA
Lihat Semua
TERPOPULER
BERITA UTAMA
REKOMENDASI UNTUK ANDA
LAINNYA DARI DETIKNETWORK