Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan, pemeriksaan terhadap dokter tersebut merupakan bagian dari pengumpulan bukti-bukti untuk mengungkap pelaku penyiraman air keras kepada Novel.
"Nanti biar kami tahu sakitnya seperti apa. Kemudian di sebelah mana. Itu nanti akan kami kroscek kembali dengan keterangan saksi," kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (2/5).
Lihat juga:Mata Kiri Novel Baswedan Belum Membaik |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumya, Wakapolri Komisaris Jenderal Syafruddin mengatakan, penyidik Polres Jakarta Utara dibantu Polda Metro Jaya dan Bareskirm Polri tengah melakukan investigasi dan segera mengungkap hasil penyidikan kasus Novel. Menurutnya, penyidikan itu mulai menemukan titik terang.
Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan mengatakan, pelaku penyiraman terhadap Novel cukup profesional. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pelaku sudah menggambar sedetail mungkin lokasi melarikan diri agar tidak terekam kamera CCTV.
Beberapa hari lalu, dua orang yang diduga terlibat penyiraman Novel sempat ditahan, namun dilepaskan kembali karena tidak ditemukan bukti yang kuat atas keterlibatan mereka. Ternyata, keduanya merupakan pegawai penyedia jasa kredit atau leasing yang direkrut polisi sebagai mata-mata.