Jokowi: Generasi Muda Jangan Cuma Bercita-cita Jadi Politikus
CNN Indonesia
Rabu, 17 Mei 2017 05:23 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo mengimbau generasi muda tidak hanya bercita-cita meniti karir sebagai politikus. Ia menilai, banyak pekerjaan lain, terutama wirausahawan, yang dapat mendorong kemajuan Indonesia.
Jokowi mengungkapkan harapannya itu pada seremoni pembukaan Kongres Pergerakan Mahasiswa Islam ke-19 di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (16/5). Ia yakin, generasi muda saat ini memiliki kompetensi dan kemampuan yang baik dibandingkan generasinya.
"Jangan hanya bermimpi menjadi politikus. Bermimpilah menjadi entrepreneur karena baru ada 1,6 persen (pengusaha saat ini). Jadilah developer software, animasi, games. Ke depan alurnya ada di situ," ucapnya.
Seiring semakin banyaknya WNI yang berkecimpung di sektor digital kreatif, kata Jokowi, Indonesia akan mampu bersaing di kompetisi global.
Jokowi mencontohkan isu penggunaan alat tangkap ikan cantrang oleh nelayan Indonesia. Menurutnya, ketika Indonesia belum mampu menghentikan penggunaan cantrang, negara lain justru telah mengembangkan hyperloop.
Lebih dari itu, Jokowi mengatakan, apapun pekerjaan yang dijalani, WNI harus menjaga persatuan dan kesatuan antarkelompok masyarakat. Ia berpesan secara khusus kepada para elit politik agar dapat menjadi teladan bagi publik.
"Beri contoh, beri teladan dengan kata-kata dan kalimat yang baik. Pernyataan yang baik dan santun karena itu karakter bangsa kita," katanya.
Jokowi mengungkapkan harapannya itu pada seremoni pembukaan Kongres Pergerakan Mahasiswa Islam ke-19 di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (16/5). Ia yakin, generasi muda saat ini memiliki kompetensi dan kemampuan yang baik dibandingkan generasinya.
"Jangan hanya bermimpi menjadi politikus. Bermimpilah menjadi entrepreneur karena baru ada 1,6 persen (pengusaha saat ini). Jadilah developer software, animasi, games. Ke depan alurnya ada di situ," ucapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih dari itu, Jokowi mengatakan, apapun pekerjaan yang dijalani, WNI harus menjaga persatuan dan kesatuan antarkelompok masyarakat. Ia berpesan secara khusus kepada para elit politik agar dapat menjadi teladan bagi publik.
"Beri contoh, beri teladan dengan kata-kata dan kalimat yang baik. Pernyataan yang baik dan santun karena itu karakter bangsa kita," katanya.