Djarot: Ahok Sudah Ikhlas

Filani Olyvia, CNN Indonesia | Rabu, 24/05/2017 14:46 WIB
Terdakwa penodaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, menurut Djarot Saiful Hidayat sudah ikhlas menerima vonis dua tahun penjara oleh hakim. Djarot Mengatakan, Ahok Sudah Ikhlas Menerima Vonis Hakim. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Terdakwa penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sudah menerima ikhlas menerima vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Itulah sebabnya, Ahok mencabut permohonan banding.

"Ahok sudah ikhlas. Sudah terima (vonis majelis hakim) sebagai warga negara yang betul-betul taat hukum. Menurut saya, langkah ini justru contoh yang baik, bukan karena beliau ingin lari dari kenyataan" ujar Djarot, di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, pada Rabu (24/5).

Meski mengaku masih penasaran dengan putusan dua tahun penjara yang dijatuhkan hakim, sebagai seorang sahabat, Djarot selalu mendukung dan menghormati keputusan yang diambil oleh Ahok.


"Masih adakah keadilan di negara kita, tapi yang pasti, saya menghormati keputusan Ahok (untuk mencabut memori banding). Supaya tidak ada lagi pro dan kontra. Apalagi mau memasuki bulan suci Ramadan," kata Djarot.
Terkait permohonan penangguhan terhadap Ahok yang sebelumnya pernah ia ajukan, Djarot mengatakan, masih akan mengupayakan hal tersebut.

"Nanti kami akan tanyakan pada pengadilan tinggi, apa masih bisa penangguhan penahahan supaya Ahok bisa jadi tahanan kota itu dikabulkan," kata dia.

Sebelumnya, keluarga dan tim kuasa hukum Ahok mencabut permohonan banding dalam kasus penodaan agama di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Tim kuasa hukum Ahok menilai majelis hakim tidak adil dalam memberi putusan kepada Ahok. Mereka menilai majelis hakim mengabaikan saksi dan ahli yang dihadirkan oleh timnya dalam mengeluarkan putusan.