"Ahok sudah ikhlas. Sudah terima (vonis majelis hakim) sebagai warga negara yang betul-betul taat hukum. Menurut saya, langkah ini justru contoh yang baik, bukan karena beliau ingin lari dari kenyataan" ujar Djarot, di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, pada Rabu (24/5).
Meski mengaku masih penasaran dengan putusan dua tahun penjara yang dijatuhkan hakim, sebagai seorang sahabat, Djarot selalu mendukung dan menghormati keputusan yang diambil oleh Ahok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti kami akan tanyakan pada pengadilan tinggi, apa masih bisa penangguhan penahahan supaya Ahok bisa jadi tahanan kota itu dikabulkan," kata dia.
Tim kuasa hukum Ahok menilai majelis hakim tidak adil dalam memberi putusan kepada Ahok. Mereka menilai majelis hakim mengabaikan saksi dan ahli yang dihadirkan oleh timnya dalam mengeluarkan putusan.