Wakil Kapolri Komisaris Jenderal Syafruddin berkata, dua terduga pelaku serangan bom bunuh diri di Jakarta merupakan bagian dari kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Organisasi itu memiliki hubungan hierarki dengan kelompok teroris global ISIS.
"Pelakunya adalah kelompok Jamaah Ansharut Daulah. Ya, pasti (ada hierarki dengan ISIS)," kata Syafruddin di Kantor Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Jumat (26/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kedua, menimbulkan korban sebesar-besarnya dan selalu dia melakukan aksi saat kita lengah," kata Wiranto.
Lihat juga:ISIS Berencana Bangun Basis di Asia Tenggara |
Sedangkan masyarakat sipil yang dirawat terdiri dari satu korban di RS Premier, dua orang di RSUD Budhi Asih, dan satu orang di RS Hermina. Adapun, satu korban sipil telah dipindahkan dari RS Premier ke RS Polri.
Di sisi lain, dua korban lainnya yang meninggal dunia diduga sebagai pelaku peledakan. Namun, kepastian ini akan didapat setelah polisi melakukan uji DNA.