Corby bukan sosok asing bagi publik Indonesia. Ia pernah begitu populer setelah tertangkap membawa 4,2kg ganja di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, 8 Oktober 2004.
Masa tahanan Corby berakhir tengah malam kemarin. Kepolisian Bali dikabarkan menyiapkan 200 personel untuk mengamankan proses deportasi wanita berusia 39 tahun itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orang yang akan dideportasi ini berasal dari Australia, keluarganya Australia, pihak yang meminta penjagaan ketat adalah konsulat Australia, dan media yang meliput ini dari Australia, tapi kami yang harus mengurus ini," kata Surung.
Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, Ida Bagus K. Adnyana menyebut Corby akan terbang dengan pesawat Virgin Australia rute penerbangan Denpasar Brisbane, malam ini.
"Kami hanya ingin memastikan semuanya berjalan dengan baik."
Hingga saat ini, Corby belum menampakkan diri di hadapan wartawan. Namun seorang dokter dari penjara Kerobokan, tempat Corby menghabiskan sebagian besar masa tahanannya, menyatakan Corby dalam kondisi sehat.
Pada Jumat (26/5), seorang bodyguard selebritis, John Mcleod, sempat mengunjungi vila tempat Corby beristirahat. Namun ia tak menjawab pertanyaan wartawan seputar kliennya.
Lihat juga:AJI Desak Polisi Bebaskan Jurnalis Prancis |