Salah satu orator menyatakan, kedatangan mereka ke markas pemberantasan korupsi untuk mendesak pimpinan KPK agar mau menemui Amien. Hal itu dinilai penting lantaran Amien ingin mengklarifikasi secara langsung dugaan penerimaan uang sebesar Rp600 juta.
"Kami akan mengawal ayahanda kami, Amien Rais yang berencana menemui pimpinan KPK. Kita minta pimpinan KPK menemui beliau," kata sang orator, Senin (5/6).
"Amien Rais merupakan bapak reformasi. Tak berdasar bila Amien Rais disebut menerima uang," tuturnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga pukul 10.30 WIB, Amien belum juga hadir di markas pemberantasan korupsi. Kata Ketua DPP PAN Bidang Pemberdayaan Perempuan, Euis F Fatayati, Amien bakal datang sekira pukul 10.00 WIB.
Dia disebut menerima aliran dana hingga Rp600 juta, yang ditransfer sebanyak enam kali.
Transfer kepada mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat itu pertama kali dilakukan pada 15 Januari 2007, 13 April 2007, 1 Mei 2007, 21 Mei 2007, 13 Agustus 2007, dan 2 November 2007 dengan masing-masing transfer Rp100 juta.
Namun rencana klarifikasi langsung kepada pimpinan KPK, sepertinya tak bisa dilakukan Amien. Juru Bicara KPK Febri Diansyah meminta Amien untuk datang ke bagian pengaduan masyarakat, bila ingin menyampaikan dugaan korupsi yang melibatkan seseorang.