Hal itu diketahui setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi kejadian.
"Kami sudah memeriksa CCTV di SPBU. Tidak terlihat di TKP (Tempat Kejadian Perkara)," kata Andi kepada CNNIndonesia.com di Jakarta, Jumat (9/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Andi, pelaku juga sudah menyiapkan strategi untuk melumpuhkan korban Davison Tantono.
Davison, warga Pakulonan Barat, Tangerang tewas ditembak perampok saat keluar dari SPBU Cengkareng. Ia ditembak usai menambal ban mobil Toyota Innova miliknya sekitar pukul 13.00 WIB tadi.
Sebelum ditembak, pelaku terlebih dahulu merebut tas Davison yang berisi uang Rp300 juta.
Davison, kata Andi merupakan pemilik sebuah koperasi simpan pinjam.
Menurut keterangan salah seorang karyawan Davison, kata Andi, uang ratusan juta tersebut merupakan uang milik nasabah.
"Informasi dari karyawannya uang itu mau dikasih ke nasabah," kata Andi.
Andi menambahkan, jenazah Davison saat ini masih ada di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur untuk diautopsi.