Masyarakat Dilarang Gunakan Truk untuk Takbir Keliling

Suriyanto | CNN Indonesia
Sabtu, 24 Jun 2017 18:35 WIB
Takbir keliling diperbolehkan selama memperhatikan keselamatan. Khusus untuk DKI Jakarta, masyarakat diimbau untuk tidak takbir keliling karena rawan gesekan. Masyarakat dilarang menggunakan truk bak terbuka dan naik ke kap mobil saat pawai takbir keliling. (CNN Indonesia/Hafidz Mukti)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengimbau masyarakat mengutamakan keselamatan diri saat menggelar takbir keliling. Masyarakat dilarang menggunakan truk terbuka atau duduk di atas kap mobil. Bagi pengendara sepeda motor tetap diwajibkan mengenaka helm.

"Polri mengimbau agar pawai takbiran betul-betul diperhatikan pelaksanaannya terutama dari sisi keselamatan, pastikan tidak membahayakan pesertanya seperti menggunakan truk, duduk di atas truk, itu kan sangat membahayakan pesertanya sendiri," kata Setyo di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (24/6) seperti dilansir dari Antara.
Khusus untuk di wilayah DKI Jakarta, Setyo mengimbau untuk tidak diadakan pawai keliling. Ini sesuai dengan imbauan Polda Metro Jaya.

"Kapolda Metro sudah mengimbau agar tidak melakukan pawai keliling, karena dikhawatirkan ada gesekan-gesekan antarkelompok," katanya.

Menurut Setyo, belajar dari sejumlah warga Jakarta yang melakukan sahur di jalanan (sahur on the road) yang tak jarang berujung bentrok dan tawuran, untuk itu, pihaknya mengimbau warga Jakarta agar tidak pawai takbiran.
"Kami tidak mengharapkan takbiran dicederai dengan hal-hal yang seharusnya tidak perlu terjadi," katanya.

Namun imbauan ini sepertinya tidak ditaati Front Pembela Islam telah memastikan untuk menggelar pawai keliling malam ini. Diperkirakan akan ada 3.000 orang yang akan mengikuti takbiran keliling ini.
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER